Oleh: apit | Februari 5, 2008

Iran Tembus Luar Angkasa



Luncurkan Satelit Usai Maulid Nabi
TEHERAN – Diam-diam Iran telah mengembangkan teknologi antariksa dengan membangun Pusat Luar Angkasa (space center) di sebuah tempat yang dirahasiakan. Space Center yang diresmikan kemarin itu bahkan sudah berancang-ancang meluncurkan satelit ke luar angkasa dalam waktu dekat.

Space Center Iran itu dilengkapi sejumlah fasilitas untuk operasional kegiatan penelitian luar angkasa. Termasuk, situs peluncuran roket dan stasiun kendali bawah tanah.

Mereka bahkan sudah memberi nama satelit yang segera diluncurkan itu. Namanya Omid yang berarti harapan. “Kita semua menjadi saksi langkah besar Iran untuk menjelajahi angkasa luar dengan bijak, tepat, dan penuh kesadaran. Kami merasa perlu ikut berpartisipasi di angkasa luar,” tegas Ahmadinejad dalam pidatonya. “Membuat dan meluncurkan satelit adalah pencapaian yang sangat prestisius,” lanjutnya.

Beberapa tahun belakangan, Iran memang telah ikut serta dalam perlombaan untuk mengkavling angkasa luar yang dilakukan negara-negara maju. Pada Oktober 2005, satelit Iran yang dibuat Rusia diluncurkan ke orbit bumi dari pusat peluncuran di negeri beruang merah itu.

Namun, Omid berbeda dengan pendahulunya karena satelit itu dibuat sendiri para ahli dari Iran dan untuk kali pertama diluncurkan dari negara itu. Untuk menandai peresmian Space Center, Iran juga meluncurkan sebuah roket pioner untuk menemukan koordinat bagi Omid yang segera menyusul.

Tidak ada gambar yang menampilkan peluncuran roket pioner itu. Namun, televisi pemerintah Iran menampilkan gambar roket berukuran raksasa yang dikenal dengan misil jarak jauh Shabab-3 yang menanti untuk ditembakkan dari sebuah kendaraan peluncur roket.

Televisi setempat tidak menampilkan secara jelas di mana lokasi tepatnya Space Center itu dibangun. Namun, kantor berita ISNA mengatakan, Space Center terletak di gurun pasir Provinsi Semnan, Iran Selatan. Gambar-gambar yang dirilis ISNA juga hanya menunjukkan sebuah daerah berkontur tanah rata yang di sekelilingnya dipagari bendera Iran.

“Satelit Omid adalah satelit buatan Republik Islam pertama yang akan diposisikan di orbit rendah,” tulis IRNA seraya menegaskan bahwa satelit itu mungkin diluncurkan setelah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 20 Maret mendatang.

Saat ini Iran hanya memiliki satelit Sina-1 yang beredar di orbit bumi. Fungsi satelit itu digambarkan media Iran sebagai alat komunikasi dan penelitian. Kemudian, Iran pun mulai kerap berancang-ancang meluncurkan sejumlah satelit lagi ke angkasa luar.

Momen yang digunakan Iran untuk meresmikan Space Center tersebut sangat tepat karena saat ini AS dan antek-anteknya sedang mengincar negeri itu atas tudingan pengembangan nuklir untuk persenjataan. Iran pun membantah dan terus berusaha membuktikan bahwa minat negara itu untuk mengembangkan nuklir hanya untuk pengembangan energi. Dibangunnya Space Center tersebut menguatkan alasan Iran untuk meningkatkan kebutuhan akan energi yang lebih banyak dan instan. Pilihannya ada energi nuklir.

Selama ini, Iran memang sudah mengembangkan program nuklirnya untuk memenuhi kebutuhan energinya tadi. Namun negara-negara barat, terutama Amerika Serikat terus mencurigai Iran tengah mengembangkan program senjata nuklir.

AS terus membujuk PBB memberikan sanksi kepada Irang dengan dalih kecurigaan yang tidak terbukti tadi. Bahkan intelijen AS sendiri sudah memaparkan bahwa Iran tidak lagi mengembangkan senjata nuklir. (AFP/Rtr/zul/ruk)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: