Oleh: apit | September 19, 2007

Surat Muslimah dr penjara Abu Gharib

Di bawah ini saya kutipkan derita salah seorang muslimah Irak di penjara Abu Gharib melalui surat yang ditulisnya sendiri dan berhasil lolos dari ketatnya penjagaan para penjaga penjara, kemudian berhasil ditayangkan oleh redaksi Mafkarat Al-Islami di Irak. Berikut isi suratnya:

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Qul Huwallahu Ahad, Allahusshamad, lam yalid walam yulad, walam yakun lahu kufuwan ahad.

Surat Al-Ikhlas ini sengaja kutuliskan, karena mengandung makna yang dalam dan menghunjam dalam hatiku dan hati kalian semua wahai kaum muslimin. Saudaraku para mujahidin, apa yang bisa kusampaikan pada kalian? Kusampaikan pada kalian, bahwa rahim-rahim kami telah dipenuhi oleh bibit anak-anak haram akibat diperkosa oleh anak cucu kera dan babi! Kusampaikan pada kalian, mereka telah merusak tubuh kami, meludahi wajah kami, menyobek Al-Qur’an di depan mata kami!

Allahu Akbar! Apakah kalian tidak mendengar tentang penderitaan yang kami alami? Apakah kalian benar-benar tidak tahu apa yang kami alami dalam penjara? Kami adalah saudara kalian juga, Allah akan menanyakan hal itu pada kalian kelak pada hari kiamat!

Demi Allah, setiap malam pasti ada seekor babi dan kera yang memperkosa kami dengan syahwatnya yang meledak-ledak merenggut keperawanan kami yang selalu kami jaga karena takut kepada Allah. Wahai para mujahidin, takutlah kalian kepada Allah! Bunuhlah kami bersama para penjajah! Hancurkan kami bersama mereka! Jangan kalian biarkan mereka memperkosa kami seperti ini! Takutlah kalian kepada Allah! Tinggalkan tank dan pesawat penjajah…datanglah kemari…ke penjara Abu Gharib…!

Aku adalah saudarimu Fatimah. Aku pernah diperkosa lebih dari 9 kali dalam sehari. Apakah kalian masih memiliki akal? Bayangkanlah jika adik atau kakak kalian yang diperkosa demikian…Kenapa kalian tidak membayangkan bila diriku diperkosa? Padahal aku adalah saudarimu seiman…? Saat ini bersamaku ada 13 saudarimu seiman, semuanya belum menikah, mereka diperkosa di depan mata kami semua…

Mereka melarang kami shalat, melarang kami berpakaian..seluruh pakaian kami dirampas…Sementara aku sedang menulis surat ini, salah seorang dari saudari kalian telah bunuh diri setelah diperkosa dengan kejam oleh seorang tentara…Setelah memperkosanya…tentara itu memukul dada dan pahanya… menyiksanya dengan siksaan yang tak terbayangkan…setelah itu semua… perempuan itu membenturkan kepalanya sendiri ke dinding hingga mati…tak kuat menahan semua ini… Walaupun bunuh diri diharamkan dalam Islam, namun aku dapat memahami penderitaan yang dialaminya…Aku memohon kepada Allah agar sudi berkenan mengampuni dirinya karena Allah adalah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang…

Saudaraku para Mujahidin, kukatakan pada kalian sekali lagi: takutlah kalian kepada Allah! Bunuhlah kami supaya terbebas dari penderitaan ini…Bunuhlah kami ketika kalian membunuh para penjajah itu..!

Selang beberapa hari setelah surat itu terbaca oleh para Mujahidin Irak, maka “undangan” Muslimah itu akhirnya dikabulkan, ia menemui Rabb-Nya, deritanya berakhir, alhamdulillah.


Responses

  1. kalau boleh tau apa salah mereka yang dipenjara di penjara abu…
    Aku pernah liat orang2berbaju tentara coklat sedang menyiksa lelaki tanpa pakaian..tapi aku tidak pernah tau kalau ada wanita juga..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: