Oleh: apit | September 19, 2007

Puisi Gie [1]

MANDALAWANGI – PANGRANGO

by: Soe Hok Gie

 

Senja ini, ketika matahari turun kedalam jurang2mu

aku datang kembali
kedalam ribaanmu, dalam sepimu dan dalam dinginmu

walaupun setiap orang berbicara tentang manfaat dan guna
aku bicara padamu tentang cinta dan keindahan
dan aku terima kau dalam keberadaanmu
seperti kau terima daku

aku cinta padamu, Pangrango yang dingin dan sepi
sungaimu adalah nyanyian keabadian tentang tiada
hutanmu adalah misteri segala
cintamu dan cintaku adalah kebisuan semesta

malam itu ketika dingin dan kebisuan menyelimuti Mandalawangi Kau datang kembali
Dan bicara padaku tentang kehampaan semua

“hidup adalah soal keberanian, menghadapi yang tanda tanya “tanpa kita mengerti, tanpa kita bisa menawar
‘terimalah dan hadapilah

dan antara ransel2 kosong dan api unggun yang membara
aku terima ini semua
melampaui batas2 hutanmu, melampaui batas2 jurangmu

aku cinta padamu Pangrango
karena aku cinta pada keberanian hidup

Jakarta 19-7-1966


Responses

  1. salam kenal…..nice to meet you!!!

    puisi-nya bagus banget yaa…buat saya sangat menyentuh sekali. apalagi puisi-nya yang difilm kan oleh mbak mira lesmana dan riri reza. kebetulan saya mau buat klip animasi tentang puisi gie…… thank’s for you. see you again next time!!! : )

  2. giiiiiiiieeeeeeeeeee kuingin kau jadi bagian reformis hari ini,,,,salam lestari,,,,,,

  3. Menrt gw flm gie amat sngt membri arti bwt gw…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: