Oleh: apit | September 14, 2007

Lalu Apa Setelah Mimpi?

by: elKaban13
Memang takdir-Nya, jika harus menjadi aku tanpa sekedar kata-kata””

Ketika harapan diperkosa kemalasan,

Jangan salahkan kesempatan hilang

Seperti kisah tumpahnya airmata satu-satu

Mengiringi langkah omongkosong cita-citaku

Do’a yang terucap saat itu, seperti angin

Membelai dahan kering

Hatiku mati untuk mengerti…!!

Nafsuku lupa menggerogoti tiap detik berlari

Dan aku masih terdiam gigit jari sendiri

Menatap kesuksesanku dalam mimpi

[Woiiiii…..bangun!!]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: