SERAT TRIPAMA
ditulis oleh sri mangkunegaran ke 4 di surakarta ,isinya menceritakan tentang 3 hal dalam kehidupan manusia dan hubungannya dengan kewarganegaraan,
tokoh utama yang diceritakan dalam serat ini adalah patih suwanda,dimana pada waktu kecil beliau bernama bambang sumantri.putra begawan suwandagni,sesudah dewasa mengabdi pada prabu sasrabahu.raja di maespati.sebagai bentuk loyalitasnya terhadap negara dia mengorbankan nyawanya.
berikut ini petikan pujian mangkunegaran ke 4 terhadap patih suwanda.
bahasa indonesia…
seyogyanya wahai prajurit
tirulah sebisa bisanya
cerita jaman dahulu
yakni tangan kanan sang prabu
sasrabahu di maespati
yang bernama patih suwanda
bekal pengabdiannya
meliputi 3 hal
guna kaya dan purun selalu dipegang
sebagai seorang manusia utama
adapun ketiga bekal pengabdian itu
guna berarti serba bisa
berusaha untuk selalu berhasil
kaya sesungguhnya
ketika menjadi panglima perang
melawan negeri magada
ia sukses memboyong putri domas
kemudian dihaturkan pada rajanya
purun jelas ketika bertempur melawan raksasa alengka
suwanda gugur di medan laga
penjelasan ayat diatas
1 GUNA: ahli ,pandai dan terampil,dalam mengabdi kepada bangsa dan negara suwanda selalu
membekali diri dengan berbagai ilmu dan ketrampilan,dia tidak bekerja asal asalan agar
segalanya berjalan sukses
2 KAYA kaya serba kecukupan,sewaktu patih suwanda diutus rajanya ,dia kembali dengan harta
rampasan perang yang melimpah,banyaknya hasil rampasan tidak diambil sendiri melainkan
diserahkan pada rajanya
3 PURUN pemberani bersemangat dinamis sebagai pemuka negara,suwanda selalu tampil dengan
bersemangat menyala nyala tanpa diserti pamrih bahkan jika perlu jiwa raganya dikorbankan
hal ini terbukti ketika dia bertempur dengan prabu dasamuka dan dia gugur di medan laga