Kamis, 20 Mar 2008,
Episode Perang Iraq yang sudah berlangsung selama lima tahun terangkum dalam berbagai kejadian-kejadian penting yang berlangsung setiap tahun. Diawali episode invasi 2003.
2003: Invasi
17 Maret – Presiden AS George W. Bush memberi tenggat selama 48 jam kepada Presiden Iraq Saddam Hussein untuk lengser.
20 Maret – Invasi AS dimulai, setelah Saddam mengabaikan tenggat AS.
1 Mei – Bush dengan percaya diri mengumumkan bahwa invasi berhasil dan Perang Iraq sudah berakhir. Deklarasi dilakukannya dari atas pesawat tempur dengan spanduk bertuliskan “Misi Diselesaikan”.
13 Juli – Dewan Pemerintah AS di Iraq memilih beberapa pejabat Iraq untuk menjalankan pemerintahan sementara.
13 Desember – Saddam ditangkap di bunker persembunyiannya di dekat Kota Tikrit.
2004: Awal Perlawanan
31 Maret – Empat pasukan bayaran AS terbunuh di Fallujah. Tubuh mereka digantung di jembatan. Serdadu AS langsung melakukan serangan besar-besar ke wilayah yang didominasi komunitas muslim suni pengikut Saddam itu.
April – Beredar foto-foto penyiksaan serdadu AS terhadap tahanan Iraq di penjara Abu Ghraib.
28 Juni – Dewan pemerintah AS di Iraq menyerahkan kendali kepada pemerintah sementara Iraq.
September – Serdadu AS yang tewas di Iraq menembus angka 1.000.
6 Oktober – Inspektur AS tidak menemukan bukti bahwa Saddam telah mengembangkan senjata pemusnah masal (WMD). Padahal, tuduhan itulah yang dijadikan dasar Presiden Bush menyerang Iraq Maret 2003.
November – Bulan paling mengerikan bagi serdadu AS di Iraq. Tercatat 137 serdadu AS tewas diserang kelompok militan.
2005: Pembentukan Pemerintahan
30 Januari – Pemilihan umum pertama untuk menyusun Dewan Nasional yang terdiri dari 275 orang anggota. Hasilnya, muslim syiah, yang selama pemerintahan Saddam terpinggir, mendominasi. Hal itu juga tidak terlepas dari boikot muslim sunni, yang selama ini dikenal sebagai pendukung Saddam.
6 April – Jalal Talabani, yang berasal dari etnis Kurdi, terpilih sebagai Presiden Iraq.
31 Agustus – Setidaknya 1.000 peziarah Syiah tewas setelah sebuah jembatan meledak. Ledakan diduga berasal dari bom bunuh diri.
Oktober – Serdadu AS yang tewas menembus angka 2.000.
15 Desember – Parlemen baru Iraq terbentuk dengan Partai Syiah mendominasi.
2006: Meluasnya Perlawanan
22 Februari – Bom meledak di Samarra. AS mulai mengaitkan dengan kehadiran kelompok militan Al Qaidah yang menyusup ke Iraq.
8 Juni – Pemimpin Al Qaidah di Iraq Abu Musab al-Zarqawi tewas di tangan militer AS bersama penasihat spiritualnya Sheik Abdul-Rahman. Bush menyebutnya sebagai “Kemenangan signifikan dalam perang melawan teror”.
5 November – Vonis mati untuk Saddam.
30 Desember – Saddam dieksekusi gantung.
31 Desember – Kematian serdadu AS menembus angka 3.000 orang.
2007 : AS Tambah Pasukan
10 Januari – Bush mengumumkan penambahan lebih dari 20.000 serdadunya di Iraq dengan dalih menghabiskan kelompok pemberontak.
16 Januari – PBB merilis temuannya bahwa sampai akhir 2006, Perang Iarq telah menewaskan 34.452 warga sipil. Angka tersebut tiga kali lipat dari data yang dirilis pemerintah Iraq yang dibekingi AS.
24 Juni – Sepupu Saddam yang dikenal dengan Chemical Ali dan dua pejabat rejim mendapatkan hukuman mati.
10 September – Pimpinan militer AS di Iraq Jenderal David Petraeus mengatakan kepada Kongres bahwa 30.000 pasukan AS di Iraq akan ditarik secara bertahap sampai 2008.
2008: Hasilnya?
9 Januari – Organisasi kesehatan dunia WHO dan pemerintah Iraq mengestimasi sekitar 151.000 orang Iraq tewas setelah invasi AS.
25 Februari – Militer AS menjilat ludah sendiri dengan mengumumkan penambahkan pasukan ke Iraq. Janji untuk menarik 30.000 personel militer dari Iraq yang disampaikan September 200t terabaikan.(bbc/tia/ruk)
Sumber: http://www.jawapos.com/index.php?act=detail_c&id=331555