Oleh: apit | September 19, 2007

Puisi Gie [4]

Gie nulis ini poem di buku hariannya tanggal 17 November 1969, kurang 1 hari sebulan sebelum Gie meninggal….

Ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke Mekah
Ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di Miraza
Tapi aku ingin habiskan waktuku di sisimu, sayangku.
Bicara tentang anjing-anjing kita yang nakal dan lucu.

Atau tentang bunga-bunga yang manis di lembah Mendala Wangi.

Ada serdadu-serdadu Amerika yang mati kena bom di Danang.
Ada bayi-bayi yang mati lapar di Biafra.
Tapi aku ingin mati di sisimu, manisku.

Setelah kita bosan hidup dan terus bertanya-tanya.
Tentang tujuan hidup yang tak satu setan pun tahu.
Mari sini sayangku.
Kalian yang pernah mesra, yang pernah baik dan simpati padaku.

Tegaklah ke langit luas atau awan yang mendung.
Kita tak pernah menanamkan apa-apa,
kita takkan pernah kehilangan apa-apa.


Tanggapan

  1. Gila banget deh. Kapan aku bisa bikin puisi seperti ini. Romantis dan ciamik. Saya jadi semkain mantap untuk mengatakan bahwa pemilik weblog ini kelak akan menjadi Gie kedua (tapi gak mati muda kan?) Hehehe.


Beri tanggapan

Your response:

Kategori