RATNASARI Dewi Soekarno memperlihatkan dokumen yang dikirim ke Amerika Serikat dalam jumpa persnya di Jakarta, kemarin. Dokumen tersebut menyebutkan tentang adanya percobaan kudeta terhadap Presiden pertama RI Soekarno.* (DUDI SUGANDI/”PR”)
MISTERI Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) kini mulai terungkap. Ini setidaknya menurut versi Ratna Sari Dewi, istri almarhum Presiden Soekarno, yang menyingkapkannya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (7/10). Dengan tutur bahasa Indonesia yang kurang lancar, Dewi memaparkan secara runtut kejadian sekitar tragedi berdarah yang membenamkan bangsa Indonesia dalam kepedihan berkepanjangan itu. “G30S/PKI bukanlah suatu kup atau kudeta. Kudeta terjadi justru tanggal 11 Maret dengan Surat Perintah 11 Maret yang menghebohkan itu,” kata Dewi dalam konferensi pers di kediamannya yang asri di Jl. Widya Chandra IX No. 10. Jumpa pers ini dihadiri ratusan wartawan dari dalam dan luar negeri. Maka meluncurlah cerita dari bibir mungil wanita yang masih cantik di usianya yang mendekati kepala enam ini. Dengan sangat ekspresif, ia bahkan memperagakan saat-saat akhir Bung Karno (BK) ketika dibawa dari Wisma Yaso ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD). “Sebelum 30 September, Bapak (Bung Karno-BK, red) memanggil Jenderal A. Yani untuk menanyakan tentang adanya Dewan Jenderal yang hendak melakukan kudeta dan membunuhnya,” kata Dewi mengutip ucapan suaminya. Saat itu, Pak Yani menyatakan bahwa dirinya sudah tahu tentang hal itu, dan nama-nama para jenderal itu sudah ada di tangannya. “Jadi Bapak tidak usah khawatir,” kata A. Yani. Saat itu, sebetulnya tidak ada yang memberitahu anggota pasukan Tjakrabirawa, pasukan pengawal presiden, tentang rencana makar terhadap panglima revolusi ini. Entah mengapa, pentolan Tjakra seperti Letkol Untung, Kolonel Latief dan Supardjo mengetahuinya. “Mungkin ada yang memberi tahu mereka,” ucap Dewi mengutarakan prediksinya. Sebagai perwira muda yang sangat loyal kepada BK, didorong kekhawatiran akan keselamatan BK, pasukan Tjakra ini bertanya-tanya apa yang harus dilakukannya. Sebab kalau lapor kepada atasannya, diperlukan bukti-bukti padahal mereka hanya punya waktu sekitar empat hari lagi, karena kudeta akan dilakukan tanggal 5 Oktober 1965 saat ulang tahun ABRI. “Lebih baik kami interogasi saja jenderal-jenderal itu,” kata Dewi tentang niat para perwira muda di kesatuan Tjakra ini. Hal ini sebenarnya tidak direncanakan dengan baik, karena para perwira muda ini didorong oleh suasana emosi dan darah mudanya yang memang panas. Guna menghindari kemungkinan yang lebih buruk, Kol. Latief menemui Pak Harto di RSPAD dan membicarakan tentang rencana dewan jenderal. Juga diungkapkan kekhawatirannya terhadap keselamatan BK dan anggotanya serta rencana menginterogasi anggota dewan jenderal. “Kalau ada apa-apa, Pak Harto bisa mem-back up,” kata Dewi. Namun permintaan itu ditanggapi dingin oleh Pak Harto yang saat itu menjabat Pangkostrad. Sebetulnya, kalau mau Pak Harto bisa mencegah kejadian ini. Namun karena tidak hirau, Pak Harto membiarkan pasukan Tjakra bertindak. “Tjakra bermaksud menyelamatkan BK. Masudnya baik tapi caranya kasar. Saya bisa mengerti karena darah mudanya,” tutur Dewi. Untuk menginterogasi para jenderal itu, Letkol Untung tak mungkin menyuruh prajurit muda dengan pangkat rendah. Mereka ini hanya bertugas menjemput para jenderal untuk diinterogasi. “Para prajurit ini tak mungkin berani memanggil Pak Yani yang jenderal untuk menghadap. Karena itu, mereka meminta para jenderal untuk menghadap BK dan tidak ada sama sekali rencana untuk membunuh mereka,” jelas Dewi yang sempat menghebohkan masyarakat Indonesia lewat buku yang menampilkan seluruh tubuhnya, Madame D’syuga. Namun karena mereka masih muda, kerap kali keluar kata kasar yang tidak layak ditujukan kepada jenderal sehingga mereka marah. Contohnya Jenderal Yani yang menampar seorang prajurit dan akhirnya ditembak di tempat, sebagaimana terungkap dalam film G30S/PKI arahan Arifin C. Noer. “Jadi gerakan itu bukanlah orang PKI melainkan orang-orang militer. Ini merupakan insiden yang sangat bodoh, idiot, cruel dan harus dicela,” kata mantan geisha di Jepang ini. Menurut Dewi, usai gerakan ini Soeharto langsung menyatakan bahwa pelakunya adalah PKI. Itu diutarakan lewat RRI sehingga membentuk opini masyarakat tentang jahatnya PKI. Saat HUT TNI, Soeharto telah berhasil menguasai TNI. “Mengapa rencana kudeta itu tanggal 5 Oktober? Karena saat itu semua maklum bila tentara keluar barak menuju istana untuk memperlihatkan keterampilannya di hadapan presiden. Saat itu ada show of tank. Ini persis dilakuan CIA ketika menjatuhkan Presiden Mesir Anwar Sadat yang meninggal saat defile angkatan perangnya,” kata Dewi yang saat konferensi pers mengenakan batik tulis ‘lusuh’ warna cokelat muda ini.
**
TENTANG jatuhnya BK, Dewi sangat yakin bahwa BK Jatuh atas keterlibatan CIA. Untuk memperkuat pernyataannya itu, Dewi memperlihatkan 10 fotokopi dari tiga surat penting yang disebutnya sebagai bukti otentik keterlibatan CIA dan AS.
Bukti pertama adalah dokumen tentang pertemuan salah seorang jenderal dengan dubes AS waktu itu untuk membicarakan kudeta tanggal 5 Oktober 1965.
Dokumen kedua adalah dokumen Gillchrist, orang kedua di Kedubes AS yang menyebutkan tentang rencana Marshal Green menjadi Dubes AS di Indonesia. Orang terakhir ini adalah pakar kudeta CIA yang terlibat dalam kudeta di Korea dan Hongkong. Saat itu sebetulnya BK sudah diingatkan tentang kemungkinan adanya rencana CIA di Indonesia sehubungan dengan kedatangan Green ini. “Tapi kalau saya tolak, berarti saya takut pada AS,” kata BK, seperti dikutip Dewi, tentang alasannya menerima Green.
Dokumen terakhir adalah surat dari BK untuk Dewi yang menyatakan penderitaannya karena tidak boleh dijenguk anak dan istrinya. Juga tentang kondisi terakhir BK.
“Saat saya datang, kondisi Bapak sangat mengenaskan. Keesokan harinya Bapak meninggal. Ketika saya konfirmasikan kepada dokter di AS dan Prancis, ternyata terungkap bahwa ada indikasi Bapak dibunuh dengan cara diberi obat over dosis,” katanya .(Refa/”PR”)***
coba dijelaskan atau diperlihatkan bukti2 yg lebih kuat, karena sampai sekarang peristiwa ini masih sangat rancu karena tidak adanya bukti2 yg kuat.
terima kasih.
Oleh: MR. Jo-Rocks on November 24, 2007
at 6:29 am
Adakah bukti nyata bahwa Kolonel Untung bekerjasama dengan suharto untuk membunuh para jendral
Oleh: didik on November 27, 2007
at 5:31 pm
Bukti bukti sangat diperlukan bro, apalagi menyangkut keutuhan bangsa dan negara dan kejadian itu telah memakan korban jutaan rakyat Indonesia…Thanx
Oleh: ndut on November 28, 2007
at 4:07 am
PKI tetap tidak bisa diterima, sementara bung Karno memang pribadi yang luar biasa. Tetapi, tidak selamanya bung Karno benar, karena dia bukan tuhan.
Oleh: jingkrak on Desember 5, 2007
at 5:02 am
mungkin bung karno bukan dewa yang selalu benar….
tapi soeharto juga bukan TUHAN yang bisa seenaknya saja
membunuhin rakyatnya sendiri atas nama bangsa Indonesia
Oleh: nakamura on September 28, 2009
at 2:37 pm
Bener juga lo Jing, btw salam buat pak Harto ya, bilangin jangan sakit mulu donk kalo mau disidang, ok?
Oleh: Agus on Desember 6, 2007
at 5:13 am
mohon diungkap tentang sejarah2 bung karno
terima kasih
Oleh: dimas on Desember 17, 2007
at 9:28 am
Bukti apaan yang bisa dikeluarkan lagi? Supersemar asli aja sampai sekarang juga gak ada kan? Bukti yang bisa didapat ya asumsi dari orang-orang yang memberi kesaksian simpang siur kayak Ibu Dewi ini. Jenderal Nasution aja bungkam sampai ajal menjemput. Kompas juga paling cuma bisa memberitakan komentar/asumsi orang-orang terkenal macam Ibu Dewi kan? Kompas bisa kasih bukti apa?
Oleh: Clara S.U. on Januari 30, 2008
at 5:19 am
Gile beneeeer, hari gini masih memperdebatkan sejarah PSPB. Kaya ngga ada kerjaan aja. Jangan tanggung-tanggung…ah skalian aja ungkap mesteri kematian Hitler dan Firaun.
Sampai kapan pun tidak akan terselesaikan tuh. Mendingan bikin dua kubu aja. Yang satu pro PKI yang satu lagi Anti PKI atau yang satu pro Suharto yang satu lagi anti Suharto. Terus ngadain acara apa gitu..kek. yang bisa menjalin persatuan dan kesatuan, maju terus pantang mundur … jangan maju perut pantat mundur
Oleh: Jurig on Februari 5, 2008
at 6:59 am
bagaimana mungkin semua itu terbukti dg gamblang kalau para penguasanya masih banyak yg terkait (berhutang budi)dg suharto,menurut saya semua yg terjadi saat ini adalah warisan orde baru jd suharto harus ttp bertanggung jawab tp sayangnya dia sudah modar,jd kalau orde sekarang ingin lepas secara nyata dari cengkeraman orde maka lakukanlah apa yg pernah suharto lakukan terhadap orde lama.HANCUR NEGERIKU TERKUTUK PENGUASAKU….
Oleh: AL-MAKSUS on Mei 16, 2008
at 8:04 pm
baru baca kesaksian soebandrio, keren tuh… sapa tau bisa jadi masukan…
Oleh: Endah on Mei 24, 2008
at 11:11 am
Soebandrio bukan hanya saja MASUKAN buat saya mbak..Tapi dialah pelurus Sejarah yang dibengkokkann..Salam kenal aja ya mbakk
DEni’s
Oleh: deni ali Usman on September 17, 2009
at 5:53 am
tolong dunk, di putar kembali
film”PENGHIANATAN G30 S/PKI”
biar masyarakat indonesia menyadari tentang perjuangan dan se4jarah dulu…………..makasi se X lagi tolong di putarkan lagi ya!!!!!!!!!!!! penting
Oleh: ardi yanto on Mei 29, 2008
at 3:39 am
mohon tolong sekali lagi…………tlong d putarkan ya???? soalna tu film seru banget…..sekalinya pernah w SD klas 2……..jangan lupa di dengar yaaaaaaaaaa
Oleh: ardi yanto on Mei 29, 2008
at 3:46 am
semua dokumennya palsu, dewi boong tuch… dia khan bukan orang indonesia, pki emang hrs dibasmi…
Oleh: robi on Juni 4, 2008
at 4:49 am
kalo soal dalang,bisa siapa aja.G30s adalah gerakan perebutan kekuasaan antara AD, PKI dan Sukarno sendiri yang takut kekuasaannya direnggut.
Oleh: radite on Juli 22, 2008
at 6:40 am
ada buku dari orang belanda bahwa sukarno tahu rencana penculikan jendral. Salah satu bukti,kenapa dia posisi sudah ada di bandara saat itu?kalo suharto mmg kup, itu kudeta yang direstui mayoritas rakyat yang gak suka sama PKI dan politik sukarno yg condong ke negara2 timur yg NB berhaluan komunis
Oleh: radite on Juli 22, 2008
at 6:43 am
kt btuh bkti yg lbh kuat!!!!!!!!!!! ksian kn anak bangsa, yg g tau sejarah!!!!! tp malah nduh2 org!!!!
Oleh: RUKHIA-CHAN on Agustus 8, 2008
at 4:18 am
kasihan … tuh guru SEJARAH … harus cerita kemurid-murid… pakai versi yang mana..??
mendingan cerita saja…. SEJARAHNYA… lumpur lapindo SIDOARJO …. PASTI MENARIK … karena ada foto yang SADIS JUGA (sama tuh sadisnya..)….. RUMAH BISA DIRENDAM OLEH LUMPUR…. YA NGAK…??
Oleh: sukamto on September 3, 2008
at 7:26 am
ass…………
klw menurut Q,
p’harto org yg baik dlm memrintah indonesia
buktix sj indonesia aman saat dibawah naunganx…….
walau sebagian besar orang mengatakan bahwa
p’harto korupsi,,,,,,,
tp,buktix sj sat p’harto meninggal
byk org yg mengis
Oleh: yanthie on September 13, 2008
at 12:19 am
DARI KECIL MPE AQ MAHASISWA INI LUM PERNAH NONTON FILM G30SPKI. TOLONG DI PUTR LAGI DNK. APA TAKUT KETAUAN BELANGNYA SUHARTO HGA FILM ITU SGAJA TIDAK PERNAH D PUTER LG DG ALASAN ADA TINDAK KEKERASAN N TETEK BENGEK LAINNYA….
Oleh: RITA JUWITA on September 16, 2008
at 9:34 am
SEJARAH ITU PENTING BGT.DARI FILM G30SPKI AKAN MEMBANGKITKAN SEMANGAT NASIONALISME BANGSA.DIMANA KTA BISA MENGHARGAI JASA2 PARA PAHLAWAN YANG TELAH DI SIKSA N DIBUNUH OLEH DALANG PKI. MAKA PLIZZZZZZZ PUTR FILMNYA DNK…AKU PGN MENGENAL SOSOK PAHLAWAN YANG GUGUR AKIBAT PKI DAN AKU PGN MGENAL SOSOK BUNG KARNO..
Oleh: RITA JUWITA on September 16, 2008
at 9:39 am
Hehehe… beneran… kejem bener sejarah penegakan negara ini…. kelam….
kita nggak tau seberapa suci para jendral, kita nggak pernah tau seberapa suci soekarno, kita nggak tau seberapa buruk pki itu, kita nggak tau… seberapa cerdas soeharto itu, kita nggak tau agen2 mana aja yang turut campur kondisi indonesia yang memanas pada masa itu…
jangan2 semua yang terlibat kasus G30 S punya kepentingan masing2, sehingga kondisi yang panas membuat semua yang terkait mengambil langkah sendiri2 dan menyebabkan alur cerita seperti ini? yang akhirnya sampai sekarang tidak ada satupun yang berani mengeluarkan kejujuran dari bibirnya, even alm. jendral besar nasution, kolonel latief, suharto, bahkan cia pun masih rapat menutup dokumen tentang genocide yang terjadi di indonesia.
sepertinya juga, masak sih badan intelijen kita nggak tau? (nggak ada dokumen tentang kejadian itu, mengingat kejadian G30 S sarat dengan intrik)
ato jangan2 memang sangat membahayakan keutuhan negri ini jika fakta2 sesungguhnya terungkap?
Only God knows why…..
mending bangun negara ini aja dengan baek… sudahlah… orang2 tua kita sudah cukup berusaha untuk membangun dan mempertahankan negri ini….
best regards,
xdea
Oleh: xdea on September 18, 2008
at 12:41 am
PKI tetep harus diberangus!!!!!!!!!!!
hati2 laten komunis.mereka akan memutar balikkan fakta.bokap gw pernah cerita.dulu waktu masih kecil pernah diancam orang PKI.katanya nanti klo PKI menang bokap gw mo dibunuh,soalnya bokap gw anak tentara.Untunglah kebenaran selalu menang.yang namanya komunis udah pasti ga bener.karena mereka ga mengakui adanya agama.
menurut info ada yang namanya siklus 17 tahunan.setiap 17 tahun dimulai dari tahun 1948.PKI akan melancarkan kerusuhan dan huru hara. 1948-1965-1982-1999-2016-….. saat pemilu president nanti hati-hati dengan calon independen.
Oleh: ANTI PKI on Oktober 9, 2008
at 4:56 pm
gw setuju film G30S/PKI harus diputar lagi. biar kita tau kekejaman PKI.menurut gw film itu ga ditayangin lagi bukan karena takut ketauan belangnya soeharto,justru jamannya soeharto film itu selalu ditayangin.dah gw bilang hati2 laten komunis.mereka berusaha memutar balikkan fakta seolah-olah mereka tidak bersalah dan hanyalah dijadikan kambing hitam.mungkin saja saat ini mereka membentuk gerakan bawah tanah yg ingin membangkitkan lagi paham komunis di indonesia.sudah banyak turunan komunis yang duduk dibangku DPR,bahkan menjadi ketua fraksi.ada indikasi mereka ingin menyusupi instansi penting pemerintah seperti DPR dll.jangan sampai nanti mereka berusaha menghapuskan aturan perundang-undangan no 25 mengenai komunis/PKI.sehingga mereka bisa leluasa mengembangkan sayapnya.dan mengaku terang-terangan bahwa mereka keturunan PKI.contohnya Ribka Ciptaning yang terang-terangan telah menulis sebuah buku “aku bangga jadi anak pki”,yg tidak lain adalah ketua salah satu fraksi di DPR dari partai PDIP.
Oleh: ANTI PKI on Oktober 9, 2008
at 5:15 pm
sO,,,,SwEEt cERiTaNyA
qUw ska ceruta ttng tragedi G30SPKI
Oleh: bEt_ZhIe on Oktober 31, 2008
at 6:51 am
tailah semua. udah kaya tuhan aja mengklaim yg mana yg benar dan yg salah. pernyataan sejarah memang ditulis oleh pemenang memang benar adanya sepertinya.
Oleh: dodolgarut on November 10, 2008
at 6:35 am
semu dah jls, sejarah adalah saksi taklucu memutarbalikan fakta,biar Tuhan yang mengadili mereka kita ga usah repot debat kusir takkaruan buang-buang energi, mending tundukkan kepala mengharap kasih sayangNya agar kita selamat dunia ahirat dan msk sorga………………..
Oleh: otong62 on November 17, 2008
at 5:23 pm
to bet_zhie
yea right. how can the coup become ’so sweet’?
if you have no idea about the coup, then just shut up.
dont bother to leave comments here. people wont think you’re cute. in fact, they’ll think that you are a dumbass. you are, btw
Oleh: anonymous on Desember 8, 2008
at 11:58 am
Hah…Dskul kmren dputerin filmnya PKI tp 2versi.Yg satunya versi Belanda.Yg bner yg mana neh???
Oleh: PKImbulet on Desember 9, 2008
at 10:04 pm
Wihh jaman edan . ,
Teu ken9eng su’udzon! Doraka bLih Lebet naraka . ,
Keun w atu soeharto sreng soekarno mah sugan geLut d’aLam barzah’na . ,
Oleh: Ipuy on Desember 30, 2008
at 6:48 pm
sejarah harus dibuktikan, jangan diputar baik.
saksi-saksi telah meninggal dunia, seperti Amir Mahmud, M.Yusuf, Subandrio, Jenderal Soeharto.
Jangan sampai ada dendam anak bangsa yang berkepanjangan. Sudah banyak jaringan anak-anak PKI yang masuk partai politik karena Reformasi. Jaman telah berubah, mari maju demi Merah Putih, Kembali kepada Mosi Integral, kembali menata negara dengan elegan, santun tanpa bunuh membunuh.
Oleh: mochammad nurdjaedi on Januari 8, 2009
at 8:59 am
G30S PKI hrus trus dungkap
maju terus!!!!cayo!!!
Oleh: monica on Januari 28, 2009
at 11:41 am
waduh,,,ngeri oih dgr prstiwa G30S/PKI!!!
dgrx bxk yg tbnuh,,,di+lg bxk org yg tdk twu prztiwa itu dijdkn korbax!!!
pokok nhe,,,kjdian nhe hrz tkgkp!!!!!!
s’7?????
Oleh: stasya on Februari 11, 2009
at 7:31 am
jka gw hdup djaman G30S/PKI,,gw akan bunuh perusak bangsa indonesia.mari kita blajar dri kjadian ni mga tragedi G30S/PKI bsa terungkap
Oleh: bardhani on Februari 28, 2009
at 7:00 pm
ungkap tragedi G30S/PKI
Oleh: bardhani on Februari 28, 2009
at 7:01 pm
mending loe smua bca dlu sejarah bung karno baru bicara jelek baik nya… blum tw sejarah bner nya aj udah nyalain org.. pak harto emang berjasa bangun negri kita… tapi dampak buruk nya kita rasain sampe sekarang bung… jangan kebawa suasana n provokasi antek2 orde baru.. mereka cuma sekumpulan orang busuk yg merusak wibawa bangsa..
Oleh: gw setuju nasakom on Maret 14, 2009
at 6:48 pm
jangan ketipu ma pengaruh orde baru yg busuk..
Oleh: gw setuju nasakom on Maret 14, 2009
at 6:50 pm
semua gelaph bung!! apa yang musti dicatat dalam sejarah dan apa yang musti dipelajari disekolah utk mata pelajaran sejarah bener2 menbingungkan, mending mulai sekarang kita masing2 mulai menata diri terutama kepada mereka yang duduk diatas sana, yang nama2nya pasti tercatat dalam bingkai sejarah, mulailah menapak dijalan yang lurus dan benar demi menoreh sejarah yang pantas dibaca oleh generasi mendatang, jangan hanya sejarah yang membuat malu…kasihan anak cucu kita…
Oleh: barb on April 16, 2009
at 12:10 pm
tolong PuteRin Lagi iaa fiLm G30SPKI…wakTu itu ntnya masih SD…laGi cupu bLm ngerti,,,puterin lagi iaa biar anak sekarang tau gmana kejadian G#)SPKi…jangan dari mulut ke mulut doank puterin aja sekalian…
Oleh: dinSu on April 27, 2009
at 3:37 am
kl bokap gw Bung karno””’kecian banget bokap gw, cape2 naekin martabat bangsa tetep aja banyak musuhnye,kl gw Dewi soekarno,gw cuma tau gandeng tangan bpk,urusan politik apa kt laki gw dah,kl bokap gw Soeharto,peduli setan ama sejarah,bokap udah mangkat ini,,gw tinggal ngejalanin idup,,kalo ada yg ngehargain ok,ga yo wis,,,untungnye gw bukan siapa2 he he,soal sejarah pki dll,,,gimana anak cucu kita aja dah,yg penting ajarin moral,etika,mental serta giezi yg baik,,supaya ga kayak kite atoupun org2 yg menghancurkan bangsa ini,,,,maju teruus anak bangsa!!!! msh banyak dibelahan dunia ini tempatmu berbakti dan berpijak,kalou disini udah sempit,jgnkan yg lain,,sejarah pun tak tau rimbanya,,,,,,,hiiiiiii sereeeem
Oleh: AZZGATON on Juli 5, 2009
at 8:06 am
aman pala looooo yg ada negara ne jd miskind, garaa garrra utang utang cang atto
Oleh: marrio on Juli 20, 2009
at 9:57 am
pak KARNO is the best. . . . bwad cang atto, smogga dammaii ajjah dech di tempat barunya. . . SLAMAT MENEMPUH HIDUP BARU DECH ATTO. . . . pak karno, slallu untuk bangsa.. pak karno masih hidup, seblum bangsa ni sejahtera, dia gak kan ninggalin INDONESIAKU. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Oleh: marrio on Juli 20, 2009
at 10:03 am
sankyu tasss info…nyaaaa
Oleh: akuma shinda on Agustus 10, 2009
at 6:25 am
hanya manusia yg bermatahati besar utk mengetahui kebenaran bungkarno
Oleh: toni on Agustus 20, 2009
at 8:30 am
adjiiiiiiieeeeb. . . . . . . mantabh bgt cieee..
.aq ampe t’haru baca na,,
Oleh: dian on September 9, 2009
at 10:10 am
Bukan suatu hal yang lumrah jika saat ni harus terus membenci PKI karna dalam buku yang ditulis oleh Soebandrio bahwa selam ini PKI hanya sebagai kambing hitam kebiadaban Rezim Orde baru..Dalam konteks ini Kita harus Berfikir Ulang Bahwa notabebene Bahwa PKI adalah Pembunuh dan juga pemberontak harus di hapuskan dari setiap benak warga indonesia..
Oleh: deni ali Usman on September 17, 2009
at 5:45 am
Suatu kebenaran yang telah lama terpendam dalam suatu wadah kekuasaan Yang disebut”ORDE BARU”kini milai terungkap….
Rasa terima kasih kami(Bangsa indonesia) kpd Dr soebandrio yang telah menjadi satu-satunya orang yang dianggap telah meluruskan sejarah kelam yang telah terbengkokkan oleh kekuatan militer rezim orde Baroe..
Oleh: yudianto on September 22, 2009
at 8:27 am
akan ada titik terang dengan keberanian moral pelaku sejarah, jika tidak ada…kita lanjutkan langkah ke depan dengan membawa pelajaran bernegara, jangan sampai terulang lagi…,
Oleh: putri amalia siregar on September 30, 2009
at 8:12 am
Fuck Pak Harto
Oleh: jets on September 30, 2009
at 2:35 pm
bukti2 itu telah mati karna dihapuskan selama rejim soeharto, dan bukti kuat keterlibatan CIA (plot CIA) hanya ada di Pentagon yg mungkin sekrg pun sudah terhapus, dan satu lagi bukti kuat dibawa mati oleh soeharto..
tapi gini aja, coba cek sehari setelah G30 sPKI, saham emas( ato freeport dll) di wall street kita turun drastis lalu dijual oleh pihak2 yg menggambil kesempatan dalam kudeta soekarno , nah syapa yg belinya? org2nya masi ada ko sampe skrg
sebetulnya mau nyalahin soeharto juga susah, dia yg dikirim ke US untuk menjalani latihan bersama CIA, dan di brainwash untuk menjadi motor kudeta bersama cukong2 di indonesia lainnya..
yang saya bingung kenapa ngga kita ambil lagi freeport, itu kan milik negara, seengganya ya jangan punya pihak asing donk
Oleh: saya on Oktober 13, 2009
at 12:45 pm
LO DI BACA2 LUMAYAN KREN JUGA JADI TERTARIK
Oleh: HENDRIK on Oktober 23, 2009
at 8:13 am
LO PINGIN KNAL MA Q FRIENDSTERAN JA NI ALAMATNYA drik_caem@yahoo.com
Oleh: HENDRIK on Oktober 23, 2009
at 8:16 am
wah wah wah….. ngenahas G30S/PKI emang ga akan abis2…. sampe ada orang yang tau faktanya dan cukup berani buat ngasih tau ke kita2 ini…
mungkin bangsa ini bakal bener2 lepas dr kebodohan kalo kita smua ud tau fakta sejarah kita ndiri.. soalnya kalo nggak, gimana caranya negara ini maju? orang sejarahnya bangsanya sendiri aja nggak jelas…
Oleh: othersidesofme on November 4, 2009
at 10:57 am